LHOKSEUMAWE|BEURITA.Com-Sekretaris Daerah Kota Lhokseumawe A Haris SSos MSM, Kamis (23/4/2026) memimpin rapat evaluasi pengisian jawaban untuk penilaian Kota Layak Anak (KLA) tahun 2026. Satu persatu imputan dari dinas terkait dicek serta diberi saran untuk segera melengkapi sesuai data yang diminta oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan Provinsi Aceh dan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.
Baca juga:Walikota Lhokseumawe Tegaskan Komitmen Wujudkan Kota Layak Anak 2026
Sekda pada kesempatan itu bertindak sebagai Ketua Gugus Tugas KLA. Ia didampingi oleh wakil Ketua Gugus Tugas Reza Mahnur SSTp dan Plt Asisten I Mirdha Iksan SSTp. Didepan kepala OPD, camat dan kepala puskesmas A Haris berharap keseriusan untuk mengimput data untuk kota layak anak. “Kalau ada kekurangan mari sama-sama kita lengkapi dan benahi sampai akhir masa pengimputan,” katanya.
Secara terperinci kemajuan imput data KLA disampaikan oleh Kadis DP3AP2KB Lhokseumawe Salahuddin S.St MSM. Ia menceritakan sejarah Lhokseumawe mendapat predikat kota layak anak mulai dari pratama dan sampai ke nindya. Begitupun ia memberi penghargaan kepada OPD, camat dan puskesmas yang sudah mengimput data yang diminta. “Masih ada yang kurang dan kita harus genjot lagi,” katanya.
Baca Juga
Persentase capaian nilai imputan per OPD disajikan dalam pertemuan itu. Faktor terpenting untuk mencapai persentase yang diinginkan butuh kerja keras. Yang penting narasi yang diisi harus dilengkapi dengan data tertulis baik foto atau video, katanya.
Kepala Bappeda Reza Mahnur SSTp dan Plt Asisten I Mirdha Iksan menyampaikan hal yang sama. Butuh kerjasama semua pihak sehingga predikat kota layak anak bisa dipertahankan dan ini harus dilakukan serius. Sedangkan Mirdha Iksan menyatakan bahwa supaya OPD bisa bekerja mengimput data secara sempurna maka beri kertas kerja untuk mereka.
Para kepala OPD yang hadir dalam pertemuan itu antara lain, Kadis Kominfo Taruna Putra Satya, Kadis Perhubungan Rudi, Kadis Pendidikan Yuswardi, Kadis Syariat Islam Sufri, Plt Kadis Kesehatan Cut Fitriani, perwakilan DPMG, camat, Bank Aceh Syariah dan para undangan lainnya.


