LHOKSEUMAWE|BEURITA.Com-Dinas Pemberdayaan Masyarakat Gampong (DPMG) Lhokseumawe memudahkan cara kerja panitia pemilihan geuchik (P2K) tahun 2026. Tatacara pengisian, bentuk dan jenis formulir yang dibutuhkan sebelum, saat pelaksanaan dan sesudah memberikan suara di Tempat Pemungutan Suara (TPS) salinan lunaknya (soft copy) disiapkan oleh panitia pilciksung tingkat kota.
Memudahkan koordinasi DPMG membuka grup WhatsApp bagi P2K. Plt Kadis DPMG Safri, Plh Sekretaris Ilham Syahputra, Kabid Leli Fitri Yanti, Rizki Amalia dan tim mengawal ruang maya ini. Kamar digital menjadi sarana bertanya, menyampaikan formulir serta diskusi untuk kesuksesan pilciksung.
Kepala Bidang Pemberdayaan Mukim Gampong dan Kelembagaan Masyarakat Leli Fitri Yanti Hatta SP MSM bersama tim mengawal grup tersebut serta memberi penjelasan saat ada yang bertanya. Dalam ruang diskusi dikirim sejumlah formulir yang diperlukan saat pra pemungutan dan pasca pemungutan suara nantinya. “Kami hanya tinggal copy paste saja, ini sangat memudahkan kami karena formulirnya diseragam semua,’ ujar peserta bimtek.
Baca Juga
Baca juga:DPMG Lhokseumawe Bimtek P2K
Surat Suara
Tatacara pelaksanaan pilciksung serentak saat ini sudah diajarkan oleh Janiswar SSos dab Helmy Iskandar SSos MSi dari DPMG Aceh. Keduanya menyampaikan juknis, teknis serta persoalan yang muncul saat pemilihan nanti. Faktor terpenting pilciksung ini berbiaya murah karena tidak harus menggunakan kotak suara layaknya pileg dan pilpres. Kotak suara bisa menggunakan kadus mie instan atau sejenis. Kemudian surat suara juga sangat sederhana yaitu dari kertas HVS 70 gram warna putih lalu dipotong dan dijadikan ukuran 5×10. Surat suara yang diterima pemilih digulung kecil layaknya main julo-julo lalu dimasukkan ke kotak suara calon keuchik yang dipilih. “Mudah dan sederhana,” ujar pemateri.


