LHOKSEUMAWE|BEURITA.Com-Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Lhokseumawe, Jumat (17/4/2026) melaksanakan acara advokasi pencegahan kekerasan terhadap anak. Acara yang dimotori oleh Bidang Perlindungan Perempuan dan Perlindungan Khusus Anak ( PPPKA) bagian dari penggerakan dan pemberdayaan masyarakat dalam pencegahan KTA, TPKS, TPPO, ABH dan Perkawinan Anak. Kegiatan bertemakan Peningkatan Peran Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat ( PATBM) gampong diisi oleh narasumber dari akademisi Unimal, UIN Sultanah Nahrisiyah Lhokseumawe dan Direktur LBH APIK Lhokseumawe.
Kegiatan yang sudah berlangsung selama beberapa hari dilaksanakan di Aula Kantor Camat Banda Sakti, Muara Dua, Blang Mangat dan Kecamatan Muara Satu, Peserta yang diundang terdiri dari Keuchik, LBK, PATBM, Balai Syura Inong Aceh, PLKB, dan Forum Anak Kota Lhokseumawe. Adapun narasumber yang mengisi acara ini adalah Dr Syarifah Rahmah.MA (Akademisi IAIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe), Dr H.Damnhur.Lc.MA ( Akademisi Unimal Lhokseumawe), Roslina Rasyid, SH, MH ( Direktur LBH APIK Aceh) dan Dr Mariyudi, SE.,MM (Akademisi Unimal Lhokseumawe).
Baca juga:DP3AP2KB dan Falak Lhokseumawe Kuatkan Anak-Anak Terdampak Banjir
Program PATBM merupakan program perlindungan anak terpadu berbasis masyarakat, program ini gerakan yang dibentuk oleh Kementerian pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak dengan membangun kesadaran masyarakat dalam pencegahan kekerasan.
Baca Juga
Kadis DP3AP2KB Lhokseumawe Salahuddin S.ST MSM mengatakan, untuk mengurangi dampak signifikan dari meningkatnya kasus-kasus kekerasan yang melibatkan perempuan dan anak di dalamnya maka pertemuan ini menjadi awal dari kerjasama yang lebih erat dan efektif antara berbagai lembaga dan instansi terkait. “Dengan kolaborasi yang kuat kita dapat memastikan bahwa setiap anak di gampong dapat tumbuh dalam lingkungan yang aman dan terlindungi,” katanya.
Data yang diperoleh media ini, Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat ( PATBM) adalah gerakan masyarakat yang dikoordinasikan di tingkat Gampong untuk mencegah dan merespon kekerasan terhadap anak. Adapun kemajuan dari keberhasilan dari penyelenggaraan kegiatan ini adalah :
- SK dan struktur aktif. pengurus telah terbentuk, pembagian tugas jelas,rapat rutin internal berjalan
- Rujukan efektif. Kasus berat tidak ditutupi, atau ditangani sendiri ,jalur rujukan ke instansi resmi terbuka cepat.
- Program berjalan. sosialisasi warga terlaksana, pendataan anak rentan aktif, dan edukasi keluarga dilakukan.
- Laporan berkala. Terdapat evaluasi triwulan ,kepada pemerintah gampong. penilaian hambatan dan capaian tercatat.


