SAWANG|BEURITA.COM – Irigasi di Gampong Sawang, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara rusak pasca banjir pada tanggal 26 November tahun lalu. Sekitar 240 hektare sawah terancam kering dan tidak bisa digarap.
Amatan media ini, sebelum air bah menyampu sebagian gampong di Kecamatan Sawang, waduk di Sawang berfungsi normal. Bahkan air yang ditampung di tempat itu dialiri melawati parit-parit kecil di Keude Sawang dan sampai ke sawah.
Baca juga: Waduk Sawang Kering, Irigasi Rusak
Kondisi waduk dan irigasi di Sungai Sawang pasca banjir sangat memprihatinkan. Pasir dan material yang dibawa banjir sudah menutup sungai bahkan air yang mengalir sudah berpindah ke lokasi lain. Oleh karena itu perlu ditangani segera sehingga petani terutama di Keude Sawang bisa kembali ke sawah serta pasokan air bisa segera difungsikan. “Kalau tidak ada penangan maka tahun ini kami tidak bisa ke sawah,” ujar seorang warga.
Baca Juga
Adapun sawah warga yang akan terbengkalai terdiri dari 30 hektare di Keude Sawang, 48 hektare di Blang Teurakan, 62 hektare di Jurong dan 50 hektare di Gampong Babah Krueng.


