BIREUEN|BEURITA.Com- Duka dan keprihatinan atas musibah banjir yang mendera Aceh membangkitkan semangat warga Samalanga dan Simpang Mamplam, Kabupaten Bireuen yang menetap di Banda Aceh dan Aceh Besar. Mereka bersepakat mengumpulkan dan menyalurkan bantuan untuk warga lansut usia (Lansia) korban banjir di Kecamatan Samalanga dan Simpang Mamplam.
Belasan gampong yang mendapat bantuan diantaranya Pineng Ribee, Kandang, Gp Baroe, Keude Aceh, Sangso, Reum Barat, Reum Timu, Arongan, Namploh Baroe, Namploh Manyang, Namploh Blang Garang dan Gampong Namploh Kreung.
Inisiator Dr Sulaiman Muhammad menghargai dan mengapresiasi seluruh semangat dan partisipasi aktif donatur yang telah berempati. Jumlah bantuan yang terkumpul masih terbatas sehingga tidak mampu menjangkau seluruh masyarakat terdampak sehingga. Karena keterbatasan ini maka kriteria Lansia menjadi prioritas penerima manfaat. Data yang diambil hasil koordinasi melalui perangkat gampong yang menerima manfaat.
Baca Juga
Tokoh masyarakat Samalanga Amrina Habibi SH menjelaskan, kerusakan gampong pasca banjir sangat parah. Banyak aktifitas publik belum bisa dilaksanakan secara maksimal dan sejumlah rumah juga masih tertimbun lumpur dengan kedalaman yang cukup tinggi.
Hal yang sama disampaikan oleh warga terdampak banjir Tengku Khairiah. Tolonglah kami dibantu alat berat apalagi jalan jalan belum sepenuhnya aman untuk dilewati dan ketika hujan turun tanah menjadi licin dan menjadi bahaya baru buat masyarakat apalagi Lansia.
Keuchik Nampoh Baro atau Pulo sebagai salah satu gampong terparah mengucapkan terimakasih atas bantuan yang diberikan kendati hanya 10 paket yang terdiri dari beras 5 kg, gula dan minyak bimoli 1 kg ini sudah sesuatu sekali buat masyarakat saat berada dalam situasi sulit seperti ini dan juga berharap semoga Himsam masih memperhatikan Gampong mareka kedepan.


