Masalah
- Suplai air terhenti
- Tunggakan biaya sharing cost
- Wacana PDAM kelola air baku PAG
LHOKSEUMAWE|BEURITA.Com-Sumber air baku Perusahaan Air Minum Daerah (PDAM) Ie Beusare Rata dari Perta Arun Gas (PAG). Sumber air yang dialiri dari Krueng Peusangan kemudian diperuntukkan bagi kebutuhan di PAG dan kemudian sebagian lainnya disuplai untuk PDAM.
Informasi yang diperoleh media, suplai air dari PDAM Ie Beusare Rata baru sampai di Gampong Blang Naleung Mameh, Kecamatan Muara Satu. Saat ini distribusi air terhenti karena ada tunggakan biaya yang belum dilunasi ke PAG oleh PDAM.
Baca Juga
Benar atau tidak PDAM Ie Beusare Rata terhutang ke PAG dibenarkan oleh Manajer Tehnikal PAG Yusriadi. Media ini menanyakan tentang persoalan terhenti suplai air PDAM serta hutang PDAM ke PAG. Saat acara pertemuan dengan media (media ghatering) pada Kamis (5/11/2026) elite PAG menjelaskan hal ini. “Ada kewajiban yang belum diselesaikan. Sharing cost sudah menunggak dan sudah lumayan banyak,” katanya.
Sumber lain di PAG membenarkan bahwa ada tunggakan sharing cost dari PDAM Ie Beusare Rata dengan PAG. Jumlahlah sudah mencapai angka milyaran dan ini belum ada jalan keluar. Imbas dari hal ini bermuara pada PDAM yang tidak mampu menggaji karyawan, suplai air terhenti.
Jalan keluar yang ditawarkan adalah ada pendekatan dari Walikota Lhokseumawe dengan elite PAG. Kalau pergerakan dilakukan oleh Direktur PDAM bakal tidak berefek karena hal ini pernah dilakukan oleh direktur PDAM yang lama.
Bisa Dikelola PDAM Asal
Ditanya tentang wacana penyerahan pengelolaan air baku PAG untuk PDAM, Yusriadi menjelaskan sangat terbuka peluang. “Bisa saja, dengan ketentuan PDAM sanggup memenuhi persediaan air untuk PAG,” katanya.


