HOMEAcehKeuchik Bisa Di PAW

Keuchik Bisa Di PAW

LHOKSEUMAWE|BEURITA.Com, Dalam pelantikan keuchik tanggal 8 Oktober 2026 ada peristiwa menarik yang luput dari pengamatan. Dalam daftar 47 keuchik terpilih hasil pilciksung tanggal 20 September 2026 ada satu nama yang menarik untuk disiarkan yaitu keuchik Ujong Blang, Kecamatan Banda Sakti, Lhokseumawe.

Baca juga:Sayuti Abubakar Minta Keuchik Perangi Narkoba dan Judol

Irwan adalah sosok keuchik yang namanya disejajarkan dengan 47 keuchik terpilih. Ia dilantik oleh Walikota Lhokseumawe Dr Sayuti Abubakar SH MH didepan ratusan mata undangan yang hadir pada acara itu. Masa jabatan yang iaemban mungkin tidak sama dengan masa tugas keuchik yang baru dilantik. Ia hanya menghabiskan sisa masa jabatan sampai tahun 2028 karena melanjutkan masa tugas yang ditinggalkan oleh keuchik lama.

Judul pelantikan yang ditulis oleh DPMG di layar pengumuman mencantumkan nama PAW. “Pelantikan dan Pengucapan Sumpah/Janji Keuchik Terpilih Dalam Wilayah Kota Lhokseumawe periode 2026-2032 dan Keuchik PAW Gampong Ujong Blang Periode 2022-2028.”

Baca Juga

Lalu apa sandaran hukum PAW Keuchik?, secara umum mengacu pada kombinasi Qanun Nomor 4 Tahun 2009 dan diturunkan secara lebih spesifik dalam qanun atau peraturan bupati/walikota di masing-masing daerah kabupaten/kota.

Baca juga:Pesan Sayuti Abubakar Pada Keuchik, Lakukan Gerakan Shalat Subuh Berjamaah

Berikut adalah poin-poin utama aturan dan mekanisme pelaksanaan PAW Keuchik di Aceh dari sumber google.

 

  1. Syarat Utama Pelaksanaan PAW

PAW Keuchik tidak dilakukan untuk setiap kekosongan jabatan, melainkan harus memenuhi ketentuan berikut:

  • Sebab Berhenti: Keuchik definitif berhenti atau diberhentikan di tengah masa jabatannya karena meninggal dunia, mengundurkan diri, atau diberhentikan oleh pemerintah (misalnya karena tersangkut kasus hukum atau tidak lagi memenuhi syarat).
  • Sisa Masa Jabatan: Sisa masa jabatan keuchik yang diberhentikan wajib lebih dari 1 (satu) tahun. Jika sisa masa jabatan kurang dari 1 tahun, maka jabatan keuchik akan diisi oleh Penjabat (Pj) Keuchik yang ditunjuk oleh Bupati/Walikota hingga masa jabatan berakhir tanpa melalui mekanisme pemilihan PAW.
  1. Mekanisme Pemilihan (Musyawarah Gampong)

 

Berbeda dengan Pemilihan Keuchik Langsung (Pilchiksung) yang melibatkan seluruh daftar pemilih tetap (DPT) gampong, PAW Keuchik diselenggarakan melalui Musyawarah Gampong.

  • Pembentukan Panitia: Tuha Peuet Gampong (TPG) membentuk Panitia Pemilihan Keuchik Antar Waktu (P2K Antar Waktu) yang terdiri dari perangkat gampong dan unsur masyarakat.
  • Batas Waktu: Musyawarah Gampong untuk memilih Keuchik PAW umumnya harus dilaksanakan paling lama 6 (enam) bulan sejak Keuchik definitif diberhentikan. Selama masa transisi ini, Bupati/Walikota akan mengangkat Penjabat (Pj) Keuchik (biasanya dari unsur PNS/ASN) untuk memimpin gampong sementara waktu.
  • Peserta Musyawarah: Pemilih atau peserta musyawarah ditentukan berdasarkan keterwakilan unsur masyarakat (seperti TPG, perangkat gampong, imum meunasah, tokoh adat, tokoh agama, tokoh perempuan, dan pemuka masyarakat lainnya) sesuai aturan daerah masing-masing.
  1. Syarat Calon Keuchik PAW

Syarat bagi bakal calon Keuchik PAW pada dasarnya sama dengan syarat pemilihan keuchik reguler berdasarkan kekhususan Aceh, di antaranya:

  • Warga Negara Indonesia (WNI).
  • Beragama Islam, taat menjalankan syariat, dan wajib mampu membaca Al-Qur’an dengan baik.
  • Berusia minimal 25 tahun saat mendaftar.
  • Pendidikan minimal sekolah tingkat pertama (SLTP/SMP atau sederajat).
  • Bebas narkoba, sehat jasmani rohani, serta setia kepada NKRI.
  • Memenuhi dokumen administrasi penunjang lainnya (SKCK, surat pernyataan, dll.).
  1. Masa Jabatan Keuchik PAW

Masa jabatan Keuchik yang terpilih melalui jalur PAW hanya meneruskan sisa masa jabatan dari Keuchik yang digantikannya. Jabatan dihitung terhitung sejak tanggal pelantikan hingga habisnya masa periode jabatan keuchik lama tersebut.

Sementara itu nama-nama Keuchik yang dilantik oleh Walikota adalah,

 

Kecamatan Muara Dua

  1. Gampong Blang Crum – Tarmizi Baharuddin.
  2. Gampong Meunasah Mee – Feri Yunus.
  3. Gampong Cot Girek Kandang – M. Jafar.
  4. Gampong Keude Cunda – Mawardi.
  5. Gampong Uteunkot – H. Bustami, ST.
  6. Gampong Lhok Mon Puteh – Muhammad Syafari.
  7. Gampong Meunasah Panggoi – Faisal, S.Sos.
  8. Gampong Paya Bili – Bukhari.
  9. Gampong Paya Punteuet – Asrul Mahya.
  10. Gampong Blang Poroh – Ziaul Hadi.
  11. Gampong Paloh Batee – Helmi Mahera.

Kecamatan Banda Sakti

  1. Gampong Kuta Blang – Muniruddin, S.Sos., M.S.M.
  2. Gampong Tumpok Teungoh – Zulkarnaen.
  3. Gampong Simpang Empat – T. Fazil Mutasar.
  4. Gampong Pusong Lhokseumawe – Valdian Saputra.
  5. Gampong Hagu Selatan – Faisal Samudra.
  6. Gampong Uteun Bayi – Abdul Muthalib.
  7. Gampong Pusong Baru – Faisal.
  8. Gampong Ulee Jalan – Tgk. H. Zulfikar Is.
  9. Gampong Banda Masen – M. Azwir.

Kecamatan Blang Mangat

  1. Gampong Kuala – Ridwan Yusuf.
  2. Gampong Blang Cut – Nazaruddin Ibrahim.
  3. Gampong Jambo Mesjid – Sitti Aman.
  4. Gampong Jambo Timu – M. Nasir.
  5. Gampong Tunong – Hamdani.
  6. Gampong Blang Teue – Syahrial.
  7. Gampong Teungoh – Faizal.
  8. Gampong Baloy – Abdullah.
  9. Gampong Mane Kareung – Ismail, S.H.
  10. Gampong Asan Kareung – Muhammad Nasir, S.Pd.
  11. Gampong Rayeuk Kareung – Mawardi H.
  12. Gampong Blang Punteut – Ade Fata Balia.
  13. Gampong Ulee Blang Mane – M. Khalish Munadi, SH, M.S.M.
  14. Gampong Keude Punteut – Hananan Faisal, S.IP.
  15. Gampong Blang Buloh – Razuwi.
  16. Gampong Blang Weu Panjoe – Isfikar.
  17. Gampong Jeulikat – Nasruddin.
  18. Gampong Seuneubok – Suheri.

Kecamatan Muara Satu

  1. Gampong Batuphat Barat – Ismuhar.
  2. Gampong Blang Panyang – M. Rusli, A. Md.
  3. Gampong Meunasah Dayah – Musliadi.
  4. Gampong Paloh Punti – Rusli.
  5. Gampong Blang Pulo – Hanafiah.
  6. Gampong Batuphat Timur – Abdul Rahman.
  7. Gampong Blang Naleung Mameh – Iskandar Hamzah.
  8. Gampong Cot Trieng – Marzuky.
  9. Gampong Padang Sakti – Zulfadli.

Beurita Terkini

Angka Kemiskinan Lhokseumawe Turun

LHOKSEUMAWE|BEURITA.Com, Jumlah warga miskin di Kota Lhokseumawe tahun 2026...

Respon Warga Terkait Pembangunan Jalan Lingkar

LHOKSEUMAWE|BEURITA.Com, Terobosan Walikota Lhokseumawe Dr Sayuti Abubakar SH MH...

Sayuti Abubakar Lanjutkan Pembangunan Jalan Lingkar

LHOKSEUMAWE|BEURITA.Com, Walikota Lhokseumawe Dr Sayuti Abubakar SH MH mewujudkan...
Advertisement spot_img
spot_img

Pengadaan Security System

Pengadaan CCTV, Videotron, Networking, Audio, Fire Alarm Sofware, Parking Management & Command Center Provinsi Aceh

Beurita Terkait

Lainnya di Beurita.com