+
    HOMEAcehAzhari Idris Vice President SKK Migas

    Azhari Idris Vice President SKK Migas

    JAKARTA|BEURITA.Com-Azhari Idris menjadi Vice President Bidang Dukungan Bisnis Satuan Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas (SKK Migas). Putra asal Kuta Blang Kabupaten Bireuen ini mendapatkan tugas baru pasca berakhir sebagai Kepala Perwakilan SKK Migas Wilayah Kalimantan dan Sulawesi (Kalsul).

    Dihubungi melalui pesan WhatsApp, Sabtu (16/5/2026) alumni University of Sydney dan University of York Inggris membenarkan tentang jabatan baru yang ia emban. Ia nantinya akan memberikan dukungan terhadap pelaksanaan pengawasan, pengendalian, dan tata laksana rantai suplai, pengadaan barang dan jasa, serta formalitas dan perizinan dalam kegiatan usaha hulu minyak dan gas bumi (migas).

    Catatan yang diperoleh media ini, secara spesifik, fungsi utama kedeputian ini meliputi pengelolaan rantai suplai, mengendalikan dan mengawasi proses pengadaan barang dan jasa serta manajemen material oleh kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) agar berjalan efisien dan tepat waktu.

    Baca Juga

    Lalu dukungan perizinan dan formalitas dalam bentuk membantu memperlancar proses formalitas, perizinan, dan pemanfaatan aset serta fasilitas pendukung operasi hulu migas. Sebagai Vice President Azhari akan membantu mengoptimalisasi kapasitas nasional dalam bentuk mendorong penggunaan produk, tenaga kerja, dan jasa dalam negeri untuk mendukung kemandirian industri penunjang migas nasional. Lalu tugas lain adalah pencegahan Risiko dalam bentuk menciptakan iklim bisnis yang kondusif, transparan, dan akuntabel untuk mencegah praktik korupsi atau suap dalam pengadaan.

    Lalu fungsi utama kedeputian ini meliputi pengelolaan rantai suplai (Supply Chain Management), mengawasi dan mengendalikan proses pengadaan barang dan jasa serta manajemen material oleh kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) agar berjalan efisien dan transparan. Fungsi lain adalah perizinan dan formalitas dalam bentuk membantu mempercepat dan menertibkan proses perizinan serta formalitas yang dibutuhkan oleh KKKS dalam menjalankan operasi hulu migas.

    Tugas lainnya adalah dalam aspek pertanahan dan keamanan. Ia menyelesaikan dan memfasilitasi permasalahan terkait pembebasan lahan dan memastikan keamanan di wilayah operasi hulu migas agar kegiatan produksi tidak terganggu. Lalu pengelolaan kantor perwakilan seperti mengoordinasikan kantor-kantor perwakilan SKK Migas di berbagai daerah untuk memastikan sinergi dengan pemangku kepentingan setempat.

    Bukan Orang Baru

    Azhari Idris bukan orang baru di bidang Migas. Ia berhasil mengawal operasional yang berkontribusi terhadap 43 persen produksi migas nasional, aktif membangun komunikasi dan sinergi dengan para kepala daerah (Gubernur dan Bupati/Wali Kota) Aceh dan Kalsul untuk meminimalkan hambatan sosial dan perizinan lokal di sekitar wilayah kerja Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS). Ia pernah memediasi pertemuan antara Gubernur Aceh dan Walikota Lhokseumawe dengan manajemen PT Mubadala.

    Baca juga:Lagi, Sayuti Abubakar Bertemu Elite Mubadala

    Dalam lingkup Aceh, mantan dosen Bahasa Inggris IAIN Ar-Raniry ini punya rekam jejak yang panjang. Saat Aceh merintis damai laki-laki ini bekerja pada badan Henry Dunant Center fasilitator perundingan damai antara delegasi RI dan GAM pada masa CoHA. Ia juga merupakan salah satu aktor kunci dalam sejarah tata kelola migas Aceh pasca-MoU Helsinki.

    Tercatat ia merupakan pendiri Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) pada kurun waktu 2016–2019. Pada waktu itu ia dipercaya mengemban amanah sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPMA pada periode 2018–2019. Di bawah arahannya saat itu, BPMA mulai membangun fondasi regulasi dan pengawasan bagi KKKS yang beroperasi di wilayah kewenangan Aceh.

    Mengutip berita Kabardaily.Com, Azhari Idris telah memupuk pengalaman panjang di sektor swasta internasional. Ia pernah bekerja di dua perusahaan minyak raksasa asal Amerika Serikat yang memiliki operasi masif di Indonesia, yaitu Unocal dan Chevron Oil and Gas Indonesia. Pengalaman global di korporasi besar tersebut dipadukan dengan kepemimpinan birokrasi di daerah dinilai menjadi modal kuat bagi Azhari dalam mengemban tugas barunya sebagai VP Dukungan Bisnis SKK Migas.

    Beurita Terkini

    Sayuti Abubakar Masuk Bursa Calon Ketua Demokrat Aceh

    LHOKSEUMAWE|BEURITA.Com-Walikota Lhokseumawe Dr Sayuti Abubakar SH MH masuk dalam...

    Pemuda Dukung Gerai Koperasi Merah Putih, Namun Menolak Pembangunan di Lapangan Sepak Bola

    LHOKSEUMAWE|BEURITA.Com- Pemuda Gampong Meunasah Mesjid, Kecamatan Muara Dua, Kota...

    Rawan Kecelakaan, Cat Pembatas Jalan Trotoar Depan Polres Lhokseumawe Harus Diremajakan

    LHOKSEUMAWE|BEURITA.Com-Cat pembatas jalan trotoar di depan Mapolres, Gampong Meunasah...
    Advertisement spot_img
    spot_img

    Pengadaan Security System

    Pengadaan CCTV, Videotron, Networking, Audio, Fire Alarm Sofware, Parking Management & Command Center Provinsi Aceh

    Beurita Terkait

    Terpopuler

    Lainnya di Beurita.com