HOMEAcehSayuti Abubakar Patriotisme Man Of Ideas, Man Of Integrity, Man Of Comitmen...

Sayuti Abubakar Patriotisme Man Of Ideas, Man Of Integrity, Man Of Comitmen Dan Man Of Action

Hari ini, mata pena saya tertuju pada sosok yang tengah merevolusi harapan masyarakat Aceh. Beliau adalah Dr. Sayuti Abubakar, S.H., M.H. Walikota Lhokseumawe periode 2025–2030  bukan sekadar birokrat, ia adalah perwujudan nyata dari paradigma kepemimpinan transformatif. Dalam dirinya bersemayam empat pilar utama: Patriotisme Man Of Ideas, Man Of Integrity, Man Of Commitment, and Man Of Action.

Ia lahir di Gampong Linggong, Kabupaten Bireuen, pada 15 September 1981, Sayuti muda tidak mewarisi takhta kekuasaan, ia mewarisi semangat juang yang tidak pernah padam. Jauh sebelum berdiri di podium balai Kota Lhokseumawe, ia adalah sosok yang tegak berdiri sebagai pendekar hukum di  Mahkamah Konstitusi (MK) Republik Indonesia, ia menguliti pasal demi pasal konstitusi sebagai amunisi berjuang di peradilan. Ia sebagai advokat yang gigih membela keadilan dalam sengketa-sengketa Pilkada.  Berawal dari pengalaman mengawal hukum konstitusi inilah yang membentuk DNA kepemimpinannya. Bagi dirinya hukum, keadilan, dan etika harus selalu menjadi panglima.

Mari kita bedah sosok ini lebih dalam, menembus gelar dan jabatannya, untuk melihat bagaimana empat pilar patriotisme itu hidup dan bernapas dalam setiap kebijakannya.

Baca Juga

Pertama man of ideas: merawat ruh dan identitas kota bagi seorang birokrat biasa hanya akan memikirkan infrastruktur fisik, tetapi seorang man of ideas memikirkan jiwa dan peradaban bangsanya. Sayuti menyadari dengan sangat tajam bahwa kota yang besar harus berpijak pada akar sejarahnya.

Gagasan cemerlangnya terwujud nyata ketika ia menginisiasi Seminar Sejarah Kota Lhokseumawe, sebuah langkah esensial untuk menggali data historis demi menetapkan hari lahir resmi kota.  Ia tidak hanya ingin membangun jalan atau tata ruang; ia sedang membangun identitas dan kebanggaan historis agar masyarakat Lhokseumawe tahu persis siapa mereka dan ke mana mereka harus melangkah di masa depan. Pemikirannya melampaui batas lima tahun masa jabatannya; ia sedang meletakkan fondasi peradaban.

Kedua man of integrity: benteng keadilan tanpa kompromi. Integritas adalah komoditas paling mahal dalam politik, Sayuti membuktikannya di garis depan. Bayangkan ketegasan yang menggetarkan aula saat ia melantik para pejabat pada Juli 2025. Di hadapan pejabat ia mendeklarasikan perang terbuka terhadap praktik kotor birokrasi dengan kalimat yang menohok: “Jabatan ini tidak dipungut biaya. Tidak ada praktik jual beli jabatan”.  Dalam lanskap kekuasaan yang sering kali abu-abu, Sayuti berdiri sebagai garis putih yang tegas.

Baitul Mal

Tidak hanya cukup disini, ia tidak segan memberikan peringatan keras kepada pejabat Baitul Mal untuk tidak bermain-main dengan anggaran, menegaskan bahwa hak amil harus ditata ulang dengan bersih karena mereka sudah menerima tunjangan.

Baginya, kehormatan sebuah kepemimpinan tidak dibeli dengan transaksi di bawah meja, melainkan dibuktikan dengan tangan yang bersih. Ini adalah proklamasi integritas dari seorang patriot.Man Of Commitment: Ikatan yang Tak Pernah Putus dengan Tanah Indatu Kesuksesan di ibu kota Jakarta sering kali membuat banyak orang lupa akan jalan pulang. Namun, komitmen Sayuti pada Aceh tak pernah lekang oleh waktu. Selama bertahun-tahun, ia menghabiskan energi dan waktunya untuk merawat kebersamaan ureueng Aceh di perantauan. Dedikasi ini terbukti dari kiprah panjangnya, mulai dari memimpin Ikatan Mahasiswa Pascasarjana Aceh Jakarta (IMPAS) hingga menjadi Ketua Pengurus Pusat Taman Iskandar Muda. Ia bisa saja memilih hidup nyaman di ibu kota dengan karier hukumnya yang mapan. Namun, komitmen patriotiknya memanggilnya pulang. Pada 17 Februari 2025, ia resmi dilantik sebagai Wali Kota Lhokseumawe. Ia kembali bukan untuk dilayani sebagai “raja kecil”, melainkan untuk menghibahkan dirinya sebagai pelayan warga.

Kemudian Man Of Action: Eksekutor Birokrasi Berbasis Bukti. Dunia tidak pernah berubah hanya karena pidato yang indah; dunia berubah karena tindakan yang terukur. Sayuti adalah Man of Action yang sejati—sosok yang meyakini bahwa visi tanpa eksekusi hanyalah halusinasi. Saat mendapati temuan inspeksi mendadak (sidak) bahwa hampir 30 persen pegawai di beberapa instansi mangkir dari tanggungjawab, ia tidak menyembunyikan fakta itu, ia justru menjadikannya cambuk untuk membenahi kedisiplinan secara radikal.

Ia mendobrak tradisi lama dengan menerapkan sistem merit dan rekrutmen terbuka. Secara lantang, ia mengumumkan bahwa tidak ada lagi jalur “kedekatan personal” dalam pengisian jabatan. “Siapa pun ASN yang memiliki kemampuan dan kreativitas tinggi, silakan melamar,” tegasnya, menantang para ASN untuk bersaing melalui job fit dan evaluasi kinerja. Ini adalah sebuah revolusi nyata: mengubah birokrasi Lhokseumawe dari budaya usang “siapa kenal siapa” menjadi peradaban maju “siapa bisa apa”.

Epilog: Epos (cerita) Kepemimpinan Modern. Sayuti Abubakar sedang meredefinisi makna patriotisme untuk generasi kita. Di era modern, patriotisme bukan lagi sekadar mengangkat senjata di medan laga. Patriotisme hari ini adalah tentang keberanian menegakkan meritokrasi, integritas menolak suap, kecerdasan merajut sejarah kota, dan tindakan nyata mereformasi birokrasi demi kesejahteraan rakyat.  Kisah perjalanannya dari Desa Linggong menuju kursi kepemimpinan Lhokseumawe adalah epos tentang harapan yang dihidupkan kembali. saya melihat dalam diri Sayuti Abubakar percikan api perubahan yang menyala begitu terang.

Ia adalah Man of Ideas, Man of Integrity, Man of Commitment, dan Man of Action yang sedang melukis masa depan Lhokseumawe dengan dedikasi tak berujung. Untuk warga Lhokseumawe, sejarah sedang berpihak pada Anda. Anda tidak hanya dipimpin oleh seorang birokrat, tetapi oleh seorang pejuang sejati yang hatinya tertambat kuat pada kemajuan tanah kelahirannya.

 

Penulis: Husnul Fikar SE

ASN  Lhokseumawe

Beurita Terkini

Walikota Lhokseumawe, BI Perkuat Sinergi Jaga Inflasi dan Dorong UMKM

LHOKSEUMAWE|BEURITA.Com – Langkah strategis memperkuat sinergi antara Pemerintah Kota...

Di KPM Kami Belajar

Bagi Ajeng Al-Fajri, salah seorang anggota kelompok 6, Desa...

Sayuti Abubakar Tahan Badan Untuk PPPK

LHOKSEUMAWE|BEURITA.Com-Walikota Lhokseumawe Dr Sayuti Abubakar SH MH  mempertahankan keberlangsungan...
Advertisement spot_img
spot_img

Pengadaan Security System

Pengadaan CCTV, Videotron, Networking, Audio, Fire Alarm Sofware, Parking Management & Command Center Provinsi Aceh

Beurita Terkait

Terpopuler

Lainnya di Beurita.com