HOMEAceh100.519 Warga Lhokseumawe Terdampak Banjir

    100.519 Warga Lhokseumawe Terdampak Banjir

    LHOKSEUMAWE/BEURITA.Com-Banjir di Lhokseumawe pada tanggal 26 November 2025 meyebabkan rarusan ribu warga mengalami kerugian. Berdasarkan laporan Pusdalops PB BPBD Kota Lhokseumawe warga yang terdampak sebanyak 100.519 jiwa, mengungsi sebanyak 19.577 jiwa, empat orang meninggal dunia dan empat lainnya luka ringan. Ekspose data korban banjir disampaikan Walikota Lhokseumawe Dr Sayuti Abubakar SH MH pada rapat Koordinasi Penanggulangan Bencana Banjir dan Longsor di Aula Yudha Makorem 011/Lilawangsa, Senin (15/12/2025).

    Kepala BNPB Pusat, Letjen TNI Suharyanto memimpin rapat. Ia Didampingi Inspektur Jenderal Kementerian Pertanian Letjen TNI (Purn) Irham Waroihan, S.Sos, Danrem 011/Lilawangsa Kolonel Inf. Ali Imran. Pertemuan ini bagian dari upaya penguatan koordinasi penanganan bencana hidrometeorologi di wilayah Korem.

    Baca juga:Sayuti Abubakar Melapor, Kepala BNPB Mengabulkan Huntara

    Walikota Lhokseumawe menyampaikan laporan resmi dan komprehensif mengenai dampak bencana hidrometeorologi yang melanda Kota Lhokseumawe sepanjang November 2025. Berdasarkan data laporan Pusdalops PB BPBD Kota Lhokseumawe, bencana banjir berdampak terhadap 100.519 jiwa atau 26.122 kepala keluarga, dengan 19.577 jiwa (4.063 KK) tercatat mengungsi. Bencana ini juga mengakibatkan 4 orang meninggal dunia.

    Dampak banjir turut mengenai fasilitas pelayanan publik dan sarana sosial kemasyarakatan. Tercatat 56 fasilitas kesehatan, 53 sekolah,dan 28 kantor pemerintahan terdampak. Selain itu lima  masjid serta 13 dayah atau balai pengajian juga mengalami dampak akibat genangan dan luapan air. Keadaan ini berimplikasi langsung terhadap aktivitas pelayanan dasar, pendidikan, dan keagamaan masyarakat.

    Pada sektor perekonomian dan sumber daya alam ujar Sayuti Abubakar banjir menyebabkan 1.054,73 hektare lahan sawah terdampak, 52,67 hektare lahan kebun, serta 304,47 hektare lahan tambak. Sementara pada sektor peternakan, tercatat 112 ekor ternak terdampak, terdiri dari 15 ekor sapi, 25 ekor kambing atau domba, serta 72 ekor ayam dan bebek yang berdampak langsung terhadap mata pencaharian masyarakat.

    Laporan lain yang disampaikan tentang kerusakan infrastruktur yang ditimbulkan akibat bencana. Data menunjukkan 16 jembatan terdampak, 33 ruas jalan kabupaten/kota, 73 ruas jalan lingkungan, serta 20 ruas drainase mengalami kerusakan. Selain itu, terdapat 3 lokasi daerah irigasi terdampak, dua lokasi waduk, bendung, dan embung, empat unit terminal dan dermaga, serta delapan lokasi pengaman pantai, talud sungai, dan abrasi pantai. Pada sektor permukiman, 1.128 rumah masyarakat terdampak, dengan rincian 15 rumah hilang, 290 rumah rusak berat, dan 823 rumah rusak ringan.

    Terkait koordinasi ujar walikota merupakan hal yang sangat penting. Penguatan lintas sektor, kesiapan sarana dan prasarana mitigasi serta penanganan darurat termasuk kebutuhan tenda keluarga, alat berat, mobil water treatment plant, generator set, perahu karet, pompa air, perlengkapan evakuasi, logistik dasar, perlengkapan kelompok rentan, obat-obatan merupakan  bagian dari upaya terpadu penanganan dan mitigasi bencana di Kota Lhokseumawe.

    Rapat penting ini dihadiri Danlanal Lhokseumawe, Dandim 0103/Aceh Utara, Walikota Lhokseumawe, Bupati Aceh Utara, Dansat Radar 102, Danrem 011/Lilawangsa, Kasi Ren, Kasi Intel, Kasi Ops, Kasi Pers, Kasi Log, dan Kasi Ter Korem 011/Lilawangsa, serta Kapolres Lhokseumawe dan Kapolres Aceh Utara. Selain kehadiran langsung, seluruh bupati dan wali kota serta para Dandim di wilayah Korem 011/Lilawangsa turut mengikuti rapat koordinasi tersebut melalui Zoom Meeting.

    Beurita Terkini

    Enam Jam ke Bener Meriah

    Pengguna sepeda motor dari Gunung Salak, Kabupaten Aceh Utara...

    10 Mahasiswa KKN Relawan Di Gunci

    SAWANG|BEURITA.Com — Mahasiswa Universitas Malikussaleh melaksanakan kegiatan Kuliah Kerja...

    Mahasiswa Unimal KKN Relawan Di Blang Reuling

    SAWANG|BEURITA.Com – Mahasiswa Universitas Malikussaleh Kuliah Kerja Nyata (KKN)...
    spot_img

    Pengadaan Security System

    Pengadaan CCTV, Videotron, Networking, Audio, Fire Alarm Sofware, Parking Management & Command Center Provinsi Aceh

    Beurita Terkait

    More from categories

    Pendidikan

    Sorotan

    Politik