LHOKSEUMAWE|BEURITA.Com-Lhokseumawe merupakan daerah yang nyaman dan enak untuk menetap. Lokasinya ditengah-tengah, masyarakatnya ramah, forkopimdanya kompak serta dekat dengan daerah lain. Kondisi ini disampaikan oleh Brigjen TNI Ali Imran saat acara pisah sambut dan peusijuk Komandan Korem 011/LW di Lhokseumawe, Kamis (22/10/2026).
Dua tahun lebih jenderal Ali Imran menempati pos sebagai Komandan Korem 011/LW. Putra kelahiran Kabupaten Bireuen ini berhasil membina hubungan baik dengan sejumlah pihak, menjadi motor penggerak saat penanganan bencana dan sangat komunikatif. Peristiwa penting adalah saat wilayah timur dan barat Aceh dilanda banjir pada November tahun 2025. Ia bersama Dandim dalam jajaran Korem 011/LW bergerak cepat ke lapangan dan memberi bantuan kepada warga.
Baca juga:Lepas Sambut Danrem 011/Lilawangsa, Tradisi Militer dan Adat Aceh Berpadu
Selesai di peusijuk oleh MAA Aceh Utara dan Kota Lhokseumawe, Brigjen Ali Imran menceritakan pengalaman semasa bertugas di jajaran korem 011/LW. Ia berterimakasih kepada Bupati, Walikota Lhokseumawe, Ketua MPU Lhokseumawe, alim ulama, tokoh masyarakat, LSM, wartawan serta semua pihak yang telah membantu dirinya. Permintaan disampaikan kepada publik selama ia bertugas di Lhokseumawe dan sekitarnya. “Pengganti saya orang Aceh juga,” katanya.
Baca Juga
Sementara itu Danrem 011/LW yang baru Kolonel Inf T Mustafa Kamal menyampaikan akan melanjutkan kerja sepeninggal Brigjen Ali Imran. Untuk melebihi kerja sebelumnya tentu bukan perkara yang mudah apalagi mengimbanginya. “Kami akan bersilaturrahmi dengan ulama, tokoh masyarakat, Forkopimda. Saya akan melanjutkan program sebelumnya,” ujar Danrem.
Para pejabat yang hadir dalam acara pisah sambut antara lain, Bupati Aceh Utara Ismail A Jalil, Bupati Pidie Jaya Sibral Malasi, Sekda Lhokseumawe A Haris, Danlanal Lhokseumawe, para Dandim, Wakapolres Lhokseumawe, Rektor UIN SUNA, pengurus LSM, perwakilan PWI Aceh, PWI Aceh Utara, Kota Lhokseumawe, SMSI Aceh Utara, SMSI Lhokseumawe, serta undangan lainnya.


