LHOKSEUMAWE|BEURITA.Com – Kapolres Lhokseumawe AKBP Ahzan menjamu wartawan di acara buka puasa bersama (Bukber), Selasa (10/3/2026) di Café Stekko.Id. Sebelum acara buka puasa orang nomor satu dijajaran Mapolres ini menyantuni anak yatim.
Mendampingi AKBP Ahzan pada acara itu adalah sejumlah pejabat utama Polres Lhokseumawe, wartawan dari media cetak, online dan televisi. Acara diselingi dengan sambutan dan diskusi dua arah antara AKBP Ahzan dan kuli tinta.
Kapolres Lhokseumawe AKBP Dr. Ahzan, S.H., S.I.K., M.S.M., M.H menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi antara Polri dan insan pers. “Hari ini kita duduk bersama dalam rangka buka puasa bersama. Mudah-mudahan hubungan baik ini terus terjalin. Kami membuka ruang kritik dan saran yang bersifat membangun, sampaikan kepada kami apa yang perlu dibenahi dalam rangka meningkatkan kinerja Polri ke depan,” ujarnya.
Baca Juga
Ia berharap kolaborasi antara Polres Lhokseumawe dan media dapat terus terjalin dengan baik melalui pemberitaan yang edukatif dan positif, sehingga turut mendukung terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif.
Dia menambahkan, dalam pelaksanaan tugas kepolisian tentu terdapat berbagai kendala yang harus dihadapi dan tidak semuanya dapat diselesaikan secara instan karena membutuhkan proses serta penanganan yang profesional.
Diantara banyak capaian yang sudah dicapai selama ini, AKBP Ahzan menyinggung tentang penyelesaian perkara melalui pendekatan restorative justice yang terkadang memerlukan waktu karena harus melalui proses mediasi antara pihak-pihak yang terlibat.
Hal lain yang disampaikan terkait dengan gerak polisi Lhokseumawe saat bencana banjir menimpa Lhokseumawe dan Aceh Utara. Ia bersama tim terus bergerak di lapangan memantau dan membantu masyarakat yang tertimpa musibah banjir.
Penangan bantuan pasca banjir di Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara menjadi bagian yang disampaikan dalam forum itu. Bahkan ia menyampaikan bahwa sarana transportasi warga yaitu jembatan yang putus saat banjir kini sudah ada jembatan gantung.
Tiga orang wartawan yaitu Sugito Tassan, Saiful dan Yuswardi menyampaikan apresiasi dan penghargaan pada kapolres Lhokseumawe dan tim yang menggelar acara buka puasa. Khusus untuk Kecamatan Sawang ujar Yuswardi yang masih terkenda adalah waduk yang rusak parah. Akibatnya warga tidak bisa ke sawah dan diperkirakan sekitar 1-5 tahun sawah akan telantar. “Ureung hanjeut geu jak u Blang (orang tidak bisa ke sawah) karena tidak ada air,” ujar Yuswardi
Merespon pertanyaan ini AKBP Ahzan menyatakan bahwa hal ini sudah dijanjikan akan ditangani oleh Menteri Pertanian. Semoga Irigasi bisa segera ditangani sehingga masyarakat bisa kembali ke sawah, katanya.
Sementara itu, perwakilan wartawan Sugito Tasan mengapresiasi kegiatan yang digelar Polres Lhokseumawe tersebut. Menurutnya, kegiatan buka puasa bersama yang disertai santunan anak yatim memberikan nilai sosial dan keberkahan tersendiri.
“Kami mengapresiasi Polres Lhokseumawe atas pelaksanaan kegiatan ini, terlebih adanya santunan kepada anak yatim yang menambah keberkahan acara buka puasa hari ini. Kami juga siap mendukung pemberitaan positif terkait kegiatan Polres Lhokseumawe,” ujarnya.


