LHOKSEUMAWE|BEURITA.Com — Ketua Bunda PAUD Kota Lhokseumawe, Ny Yulinda Sayuti bersama Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3P2KB) Lhokseumawe sosialisasi bahaya merendahkan orang lain, menyakiti yang dilakukan secara sengaja dan berulang-ulang (Bullying). Kegiatan di SMP1 Lhokseumawe, Senin (24/11/2025) dihadiri oleh isteri walikota Lhokseumawe.
Kegiatan yang dipadu dengan kunjungan PAUD dan HUT ke-80 PGRI dan Hari Guru Nasional (HGN) 2025 menjadi momen bagi Yulinda kembali ke tempat ia pernah menimba ilmu di SMP1 Lhokseumawe. Dan, baru-baru ini first lady Lhokseumawe ini meraih Penghargaan Wiyata Darma Madya pada Apresiasi Bunda PAUD Nasional Tahun 2025 di Jakarta.
Baca juga:Wajar 13 Tahun, PAUD Lhokseumawe Gandeng 11 OPD
Rangkaian kegiatan diawali dengan sosialisasi mengenai pencegahan bullying oleh DP3AP2KB. Kadis Salahuddin S.ST MSM beserta fasilitator Falak M Haikal Umra tampil bersama di podium. Usai menjelaskan secara singkat apa itu bullying, Salahuddin meminta Falak Lhokseumawe untuk membawa materi didepan siswa.
Yulinda Sayuti disambut dengan tarian Peumulia Jamee. Acara kemudian dilanjutkan dengan laporan panitia terkait pelaksanaan HUT PGRI dan HGN serta sambutan dari Kepala SMPN 1 Lhokseumawe, Fauzi, S.Pd., M.Pd., mengenai berbagai program penguatan karakter yang sedang dijalankan.
Yulinda yang merupakan alumni SMPN 1 Lhokseumawe lulusan tahun 2007, menyampaikan refleksi pribadi saat kembali ke sekolah tempat ia dibentuk. Ia mengenang nilai-nilai yang ia pelajari seperti disiplin, hormat kepada guru, kerja keras, dan kejujuran yang masih ia pegang hingga hari ini dalam menjalankan amanah sebagai Bunda PAUD Kota Lhokseumawe.
Ia juga menegaskan komitmennya terhadap lingkungan sekolah yang aman dari perundungan. “Saya berharap adik-adik menjaga sekolah ini tetap aman dan nyaman. Tidak boleh ada bullying di SMPN 1 Lhokseumawe,” ujarnya.
Meriahnya acara pada hari itu karena ada dialog dan sayembara di tempat itu. Yulinda memberikan pertanyaan kepada beberapa siswa terkait karakter dan motivasi belajar, dan siswa yang mampu menjawab dengan baik mendapatkan hadiah langsung. Ia menyerahkan bantuan kepada anak yatim di SMPN 1 Lhokseumawe. Penyerahan ini menjadi dukungan moral bagi siswa agar tetap bersemangat menempuh pendidikan.
Meskipun dalam suasana hujan, acara berlangsung meriah dengan penampilan Tari Ratoh Jaroe, vokal solo, dan tari kreasi dari siswa dan guru. Siswa mengajak Yulinda Sayuti untuk bergabung, dan beliau ikut bergabung bersama mereka, sehingga suasana acara terasa semakin hangat dan menyenangkan.
Hadir pada acara itu Ketua Komisi B DPRK Lhokseumawe, Julianti, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Yuswardi, SKM, M.S.M, Kepala DP3AP2KB Kota Lhokseumawe, Salahuddin, S.ST., M.S.M, Sekretaris Disdik Lhokseumawe dan pengurus Pokja Bunda PAUD Kota Lhokseumawe.



