LHOKSUKON|BEURITA.Com- Partai Demokrat Aceh Utara bergerak cepat membantu warga Aceh Utara yang ditimpa musibah banjir bandang. Tantawi bersama mulai dari daerah paling ujung Barat Aceh Utara yaitu Kecamatan Sawang. Lokasi ini sangat parah diterjang banjir mulai dari Riseh Tunong, Riseh Teungoh, dan Riseh Baroh.
Ketua DPC Demokrat Aceh Utara Tantawi SIP MAP, Senin (1/12/2025) mengatakan, kondisi di lapangan terutama di pedalaman kecamatan Sawang sangat parah. “Kami turun ke tempat pengungsian warga Lhok Kuyun dan Blang Reuling,” katanya.
Baca juga:Jeritan Korban Banjir: Mie Intan Hanya Tahan Malam Ini
Baca Juga
Anggota DPRA Dapil 5 (Aceh Utara, Lhokseumawe) menceritakan detil keadaan memprihatinkan di beberapa desa di daerah penghasil bantu untuk pondasi bangunan ini. Riseh Teungoh dan Riseh Baroh mengalami pengikisan hampir separuh kampung serta menghanyutkan masjid AT-Takarrub dan sekitar 70 rumah di Riseh Baroh. Kehidupan warga yang mayoritas petani ini kembali ke titik nol. Tidak ada lagi tempat tinggal dan pertapakan rumah yang berubah menjadi sungai yang membentang luas. “Kami hanya bisa membantu sembako untuk masa panik,” katanya.
Baca juga:Ini Cerita Tantawi Terobos Takengon, Bener Meriah Pasca Longsor
Tantawi turun ke lokasi bukan hanya sendiri. Ia mengutsertakan tim medis untuk membantu menangani pengobatan darurat bagi warga yang sedang mengungsi. Melihat dampak yang sangat besar akibat terjangan banjir pada tanggal 25-27 November 2025 maka harus dibantu secara total untuk wilayah kecamatan Sawang.
Ia berharap gubernur Aceh segera mengusulkan status bencana ini sebagai bencana nasional, sehingga bantuan untuk membangun Aceh kembali dari kehancuran ini dapat digunakan sumber dana dari APBN.


