LHOKSEUMAWE|BEURITA.Com-Menteri Ekonomi Kreatif (Menteri Ekeraf) T Riefki Harsya membuka pelaksanaan Bazar Ramadhan Tahun 2026 di Lapangan Hiraq, Kota Lhokseumawe, Rabu (25/2/2026). Kegiatan ini bagian dari promisi produk Lhokseumawe dan momentum pengembangan ekonomi kreatif yang dipimpin oleh Walikota Lhokseumawe Dr Sayuti Abubakar SH MH.
Amatan media ini, pergelaran bazar Ramadhan program Menkeraf dan Pemko Lhokseumawe merupakan event terbesar di seluruh Indonesia dan Aceh pada khususnya. Untuk suksesnya acara ini dana yang dikucurkan dari kementerian sekitar Rp 600 juta. Acara berlangsung sekitar lima hari dan warga Lhokseumawe bisa datang melihat aneka hasil produk Lhokseumawe serta bisa membeli aneka penganan berbuka puasa.
Panitia membuat acara itu senyaman mungkin. Bagi warga dari luar Aceh bisa datang ke tempat ini serta saat tiba waktu shalat bisa berjamaah di Masjid Agung Islamic Center dan Masjid Baiturrahman. Pada hari pertama pembukaan ratusan warga hadir menyaksikan acara ini dan event dimaksud bagian dari wisata religi yang digelar oleh Pemko Lhokseumawe.
Baca Juga
Mentri Ekraf T Riefky mengapresiasi yang setinggi-tingginya pada Walikota Lhokseumawe serta seluruh warga karena bisa bersilaturrahmi di Bulan Suci Ramadhan yang penuh berkah dalam acara Bazar Ramadhan 2026. Tema Ramadhan Berkah dan Ekonomi Kreatif tumbuh ujar Refky suatu hal yang baik. Jadi saat ini potensi ekonomi kreatif sedang digali oleh kepala daerah di seluruh Indonesia. Tren ini bisa dilihat dari hasil investasi, ekspor, jumlah tenaga kerja bahkan kontribusinya pada PDRB daerah timbuh signifikan ditahun 2025 yang dicatat oleh BPS, Bappenas dan instansi lainnya.
Ia menjelaskan, lapangan kerja yang paling diminta generasi muda adalah di sektor ekonomi kreatif. Faktanya sekitar 50 persen lebih yang terlibat dalam ekonomi kreatif itu adalah generasi muda. Banyak kepala daerah yang menggunakan sektor ini sebagai pembuka lapangan kerja dan untuk mengurangi pengangguran.
Terimakasih
Sementara itu Walikota Lhokseumawe Dr Sayuti Abubakar SH MH mengucapkan terimakasih dan apresiasi yang sebesar-besarnya pada Menteri Ekraf Bang Riefky yang telah mengucurkan anggaran untuk terlaksananya kegiatan bazar Ramadhan ini. “Saya minta anggaran ke Menteri Ekraf Rp 1 M, tetapi diberi hadiah Rp 600 juta. Ini karena kondisi apalagi anggaran di Kementerian Ekraf sangat minim. Ini sangat luar biasa, malah kegiatan hari ini terbesar di seluruh Indonesia dan khusus di kota Lhokseumawe,” katanya.
Ia beterimakasih kepada seluruh panitia yang sudah bekerja habis-habisan untuk menyukseskan acara ini. Dalam waktu yang sangat singkat panitia sudah bekerja dan acara hari ini terlasana dengan sukses.
Event ini ujar Sayuti Abubakar sebagai momentum memperkenalkan produk lokal Lhokseumawe. Di lokasi ini selain stant dari Lhokseumawe ada juga yang dari Aceh Utara. Kenapa demikian? karena kegiatan ini dilaksanakan untuk peningkatan ekonomi kreatif di wilayah yang berdampak bencana. “Lhokseumawe dan Aceh Utara adalah kawasan yang berdampak bencana,” ujarnya.
Karena banyak warga korban bencana yang mengakibatkan hilang mata pencaharian maka kegiatan bazar Ramadhan ujar Sayuti bagian dari meningkatkan semangat dan inovasi mereka.
Sayuti menambahkan, kegiatan inj bagian dari peningkatakan kreatifitas ekonomi dan UMKM serta syiar Ramadhan. Di Lhokseumawe dalam waktu dekat akan selesai dan dibuka gedung kesenian yang nanti fungsinya akan dijadikan rumah kreatif pemuda. Ini sejalan dengan program Kementerian Ekonomi Kreatif.
Khusus untuk peserta Bazar, Sayuti Abubakar minta supaya menjaga kualitas produk, kebersihan dan memberi pelayanan terbaik pada masyarakat. Menjaga situasi aman, nyaman dan tenteram suatu hal yang harus diperhatikan oleh peserta.
Selesai acara seremonial, Menteri Ekraf T Riefky didampingi Walikota Lhokseumawe Sayuti Abubakar, Sekda A Haris, asisten, Kepala OPD, anggota DPRA dari Fraksi Partai Demokrat mengunjungi stand yang berada di tempat itu. Kunjungan tersebut menjadi moment bagi penjaga stand dan masyarakat unuk foto bersama menteri, walikota dan sekda.
Panitia Event Bazar Ramadhan tersebut dari informasi yang diperoleh terdiri dari lintas OPD, PTPL, KNPI dan relawan Sayuti Abubakar/Husaini SE.


