LHOKSUKON|BEURITA.COM – Perusahaan Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Pase Kabupaten Aceh Utara terus bekerja memperbaiki instalasi yang rusak pasca banjir. Secara umum titik kerusakan sudah diperbaiki dan aliran air bersih untuk warga yang berdampak dan korban banjir sudah dialiri. Bahkan dibeberapa titik lokasi pengungsian yang bisa di jangkau pihak PDAM menyuplai air ke lokasi itu dan mereka bergerak cepat.
Direktur Utama PDAM Tirta Pase Imran ST beserta tim tidak tinggal diam pasca banjir tanggal 26 November 2025. Sejak hari itu ia bersama tim teknis turun ke lapangan dan mencek titik intalasi yang hilang dan tergerus banjir. “Ada pipa air yang tersapu banjir ke tengah sawah. Kemudian kami tarek kembali ke posisi semula,” katanya.
Imran tidak memungkiri kalau pada minggu pertama pasca banjir suplai air terganggung ke pelanggan dan lokasi terdampak. Namun seiring perjalanan waktu pihaknya bersama tim saling bahu membahu memperbaiki kerusakan dan menormalkan kembali suplai air ke pelanggan.
Baca Juga
Baca juga: Warga Panggoi Sumbang 3.155 Bungkus Nasi untuk Korban Banjir
Bahkan hingga hari ke 35 pasca banjir ia terus berkeling ke padalaman Aceh Utara memastikan distribusi air bisa segera dilakukan. Bahkan pada hari Kamis (1/1/2026) ia datang ke Langkahan untuk memperbaiki kerusakan instalasi di sana serta berupaya semaksimal mungkin supaya air tersumplai untuk warga.
Imran menambahkan, kondisi instalasi air minum Tirta Pase di Langkahan mulai dari intake, klariflokulator hingga reservoir rusak dan sedang diperbaiki. Kegiatan ini dilakukan oleh tim Perumda Tirta Pase guna mitigasi kebutuhan air bersih bagi warga sekitar Kecamatan Langkahan.
Pada hari Kamis (1/1/2026) Imran dan tim yang bekerja di Kecamatan Langkahan mendapat dukungan semangat dari Menteri PUPR Dody Hanggodo bersama tim. Mereka datang ke lokasi dan melihat titik kerusakan instalasi air minum.


