HOMEAcehAwas Longsor, Stop Sementara Galian C

Awas Longsor, Stop Sementara Galian C

LHOKSEUMAWE|BEURITA.Com — Lokasi tempat galian C sangat rentan terjadi longsor terutama saat musim hujan. Akibat dari hal ini Pemerintah Kota Lhokseumawe memperketat pengawasan terhadap aktivitas galian C serta menyetop sementara aktivitas ini menyusul potensi cuaca buruk yang diperkirakan terjadi di wilayah Aceh pada awal Oktober 2026.

Walikota Lhokseumawe Dr Sayuti Abubakar SH MH menekankan agar seluruh aktivitas galian C di wilayah kota untuk sementara dihentikan. Arahan tersebut disampaikan setelah Walikota melakukan inspeksi lapangan pada Rabu pagi, 30 September 2026, dengan meninjau sejumlah lokasi yang dinilai memiliki kerawanan akibat aktivitas penggalian.

Baca juga:Warga Dukung Penertiban Galian C

Hasil peninjauan tersebut kemudian ditindaklanjuti oleh DPMPTSP dan Naker Kota Lhokseumawe dengan turun ke lapangan bersama Satpol PP & WH dan DLHK Kota Lhokseumawe pada Jumat, 2 Oktober 2026.

Baca Juga

Kepala DPMPTSP dan Naker Kota Lhokseumawe, Safriadi, S.STP., M.S.M., mengatakan penghentian sementara ini berlaku menyeluruh, termasuk terhadap kegiatan Galian C yang telah mengantongi izin maupun yang belum memiliki izin. “Ini adalah tindak lanjut atas penekanan langsung Bapak Wali Kota setelah melihat kondisi beberapa lokasi di lapangan. Untuk sementara aktivitas Galian C dihentikan, baik yang berizin maupun yang belum berizin,” ujar Safriadi.

Ia menjelaskan, langkah tersebut diambil sebagai bentuk kehati-hatian mengingat adanya peringatan BMKG terkait potensi hujan sedang hingga lebat dan angin kencang di sejumlah wilayah Aceh pada awal Oktober.

Aktivitas penggalian pada kawasan dengan kondisi tebing yang curam atau tidak stabil dinilai perlu mendapat perhatian, terutama apabila terjadi hujan dengan intensitas tinggi. Kondisi tersebut dapat meningkatkan potensi erosi, longsor maupun perubahan struktur tanah yang berisiko terhadap masyarakat dan infrastruktur di sekitar lokasi.

Karena itu, selama masa penghentian sementara, seluruh pelaku usaha diminta tidak melakukan kegiatan penggalian serta tidak menggunakan alat berat dan kendaraan pengangkut untuk aktivitas Galian C.

Pemko Lhokseumawe mengingatkan pengelola agar bertanggung jawab terhadap kondisi lingkungan di lokasi masing-masing. Jika terdapat tebing, lahan, drainase atau fasilitas umum yang mengalami kerusakan akibat kegiatan Galian C, maka perlu segera dilakukan langkah perbaikan dan pemulihan.

 

Warga Bisa Sampaikan Laporan

Sementara itu selain melakukan pengawasan oleh pemerintah, masyarakat juga diminta ikut berpartisipasi memastikan himbauan tersebut berjalan.

Jika setelah himbauan penghentian sementara masih ditemukan kegiatan Galian C yang beroperasi, masyarakat dapat menyampaikan laporan kepada Satpol PP & WH Kota Lhokseumawe.

Laporan tersebut selanjutnya dapat menjadi bahan bagi petugas untuk melakukan pengecekan lapangan dan mengambil langkah sesuai kewenangan serta ketentuan yang berlaku.

Safriadi menegaskan, kebijakan tersebut merupakan langkah pencegahan dan bukan untuk menghambat kegiatan usaha. “Yang paling utama saat ini adalah keselamatan. Kita tidak ingin menunggu sampai terjadi longsor atau kerusakan terlebih dahulu baru mengambil tindakan. Karena itu, dalam kondisi cuaca seperti ini kita melakukan langkah antisipasi,” jelasnya.

Pemko Lhokseumawe berharap seluruh pengelola Galian C dapat mematuhi himbauan penghentian sementara dan turut menjaga kondisi lingkungan serta keselamatan masyarakat di sekitar lokasi usaha.

Beurita Terkini

Nama-Nama Beken Masuk Kepengurusan DPD Demokrat Aceh

LHOKSEUMAWE|BEURITA.Com, Tim formatur yang ditunjuk oleh Dewan Pimpinan Pusat...

Nasdem Lhokseumawe Bertemu Keluarga M Raisya Fadilah

LHOKSEUMAWE|BEURITA.Com – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) bersama Dewan Pimpinan...

Sayuti Abubakar Tunjuk Mahadir Buloh Advokasi M Rasya Fadilla

LHOKSEUMAWE|BEURITA.Com, Walikota Lhokseumawe Dr Sayuti Abubakar SH MH menunjuk...
Advertisement spot_img
spot_img

Pengadaan Security System

Pengadaan CCTV, Videotron, Networking, Audio, Fire Alarm Sofware, Parking Management & Command Center Provinsi Aceh

Beurita Terkait

Lainnya di Beurita.com