BANDA ACEH|BEURITA.Com-Ketua Umum DPP Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) memesan pada Ketua DPD Demokrat Aceh mendatang menjaga Aceh serta merawat perdamaian. Partai ini harus mampu memperjuangkan aspirasi masyarakat Aceh, menjaga kekompakan sesama kader serta menambah jumlah kursi DPR/RI, DPRA dan DPRK untuk pemilu tahun 2029.
Poin diatas merupakan salahsatu harapan yang disampaikan AHY secara online saat berpidato pada acara Musyawarah Daerah (Musda) partai Demokrat Aceh, Kamis (20/8/2026) di Aula Hotel Kyrad Muraya, Banda Aceh. Dua bacalon yang hadir dalam Musda tersebut adalah Dr Sayuti Abubakar SH MH dengan 16 dukungan serta Nurdiansyah dengan sembilan dukungan.
Menurut AHY Partai Demokrat bisa diterima dengan baik di Aceh. Demokrat adalah partai yang nasionalis relegius sehingga bisa menyatu dengan masyarakat Aceh. Kita berharap kejayaan demokrat di Aceh bisa seperti dulu terutama saat pak SBY jadi Presiden.
Baca Juga
Ia menyampaikan tentang sejarah perdamaian di Aceh yang terjadi saat pak SBY jadi presiden. Perdamaian harus terus dirawat, sebab terlalu banyak darah dan air mata yang tumpah dalam menghadirkan perdamaian yang abadi di bumi Aceh. “Saya sendiri pernah menjalankan tugas sebagai seorang perwira muda ketika itu. Ini semua tidak boleh kita anggap akan terjadi selamanya tanpa kita ikhtiarkan secara khusus. Demokrat punya tanggungjawab moral untuk menjaga kedamaian di Aceh.”
Statemen yang hampir sama disampaikan oleh Sekjen DPP Partai Demokrat Dr. Ir. H. E. Herman Khaeron, M.Si saat membuka acara. Secara spesifik ia menceritakan tentang kajayaan Partai Demokrat saat dipimpin oleh Nova Iriansyah. Waktu itu mampu memperoleh tujuh kursi dari 13 kursi DPR/RI. Kenapa ini bisa terjadi karena adanya kekompakan dan kerja keras semua pihak. Kejayaan ini harus dikembalikan dengan semangat juang tinggi serta tidak terjadi pengelompokan di dalam tubuh partai demokrat.
Sekjen mengingatkan kader untuk mewas diri terhadap tangan-tangan pihak luar yang menginginkan partai demokrat Aceh tidak kompak. Cara yang digunakan macam-macam termasuk pada Musda saat ini. Musda bukanlah tujuan, tetapi ini forum konsolidasi untuk memperkuat organisasi dari pusat, provinsi, kabupaten dan kota sampai ke akar rumput, katanya.
Baca juga:19 Agustus Musda Demokrat Aceh
Di tempat yang sama Plt Kedua Demokrat Ryan Firmansyah Syafruddin menyemangati para ketua DPC, anggota DPR/RI, DPRA, DPRK, pengurus DPD dan DPC yang hadir. Butuh kerja keras kedepan dalam membangun Partai Demokrat . Ia menyapa seluruh kader serta berterimakasih pada panitia pelaksana dan panitia pengarah yang telah menyukseskan acara ini.
Hal yang sama juga disampaikan Ketua Panitia Pelaksana Miswar Ibrahim Njong. Ia melaporkan jumlah peserta yang hadir serta persiapan yang dilakukan selama ini.
Diputuskan oleh Ketum
Dalam Musda tetsebut belum diumumkan siapa Ketua Demokrat Aceh. Dua nama calon yang muncul dibawa ke Jakarta dan menjadi hak Ketua Umum menetapkan siapa yang akan dipilih. Siapa yang akan ditetapkan nanti ujar Sekjen harus disepakati oleh para pengurus dan harus cepat bekerja menyusun kepengurusan.
Pengamatan media ini, meskipun belum ada keputusan siapa yang ditetapkan, tetapi dalam suasana forum Musda terlihat Sayuti Abubakar lebih banyak yang menyalami dan mengajak berfoto selfi. Ia menjadi idola dalam forum tersebut. Ia menyapa satu persatu para pengurus DPC. “Insya Allah Pak Sayuti akan dipilih menjadi Ketua DPD Demokrat Aceh,” ujar seorang sumber.


